Peran Pelaku Ekonomi Rumah Tangga, Perusahaan, Pemerintah dan Masyarakat Luar Negeri dalam Kegiatan Ekonomi

Posted by Ensikloblogia on Rabu, 21 Juni 2017

Loading...

Sistem ekonomi yang sudah dibicarakan tidak dapat dijalankan bila tidak ada pelaku ekonomi. Siapakah yang tergolong sebagai pelaku ekonomi ? apa peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi ? 

Pada awalnya hanya ada dua pelaku ekonomi, yaitu rumah tangga sebagai konsumen dan penyedia faktor-faktor  produksi dan perusahaan yang berfungsi untuk mengelola faktor-faktor produksi menghasilkan barang dan jasa. Seiring dengan perkembangan zaman dan terjadinya globalisasi, maka terbentuklah negara dan masyarakat luar negeri yang juga memiliki peran besar sebagai pelaku ekonomi.

Sumber daya antara satu negara dengan negara lainnya berbeda sehingga untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya, maka pemerintah negara-neagra di dunia melakukan perdagangan internasional. Dengan demikian, pelaku ekonomi berkembang menjadi 4 macam, yaitu rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri. 

Setiap pelaku ekonomi memiliki peran yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah penjelasan mengenai peran pelaku-pelaku ekonomi.


Peran Pelaku Ekonomi Rumah Tangga, Perusahaan, Pemerintah dan Masyarakat Luar Negeri dalam Kegiatan Ekonomi

Rumah Tangga 


Rumah tangga yang dimaksudkan adalah rumah tangga konsumsi yaitu baik individu maupun kelompok yang bertujuan untuk memakai atau menggunakan barang atau jasa. Dalam rumah tangga keluarga memiliki faktor produksi berupa tenaga kerja dan modal. Faktor produksi ini oleh rumah tangga keluarga dijual kepada rumah tangga perusahaan dengan memperoleh kompensasi atau imbalan berupa upah dan gaji serta bunga dan sewa. Kelompok rumah tangga sebagai pelaku ekonomi melakukan kegiatan-kegiatan pokok sebagai berikut: 
  • Menerima penghasilan dari para produsen / perusahaan yang berupa sewa, upah dan gaji, bunga, dan laba. 
  • Menerima penghasilan dari lembaga keuangan berupa bunga atas simpanan-simpanan mereka. 
  • Menjalankan penghasilan tersebut di pasar barang (sebagai konsumen). 
  • Menyisihkan sisa dari penghasilan tersebut untuk ditabung pada lembaga-lembaga keuangan. 
  • Membayar pajak kepada pemerintah. 6) Masuk dalam pasar uang sebagai pembeli, karena kebutuhan mereka akan uang tunai untuk transaksi sehari-hari.


Perusahaan/Produsen 


Perusahaan atau rumah tangga perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan laba. Peran pelaku ekonomi perusahaan dalam kegiatan-kegiatan ekonomi berupa :
  • Memproduksi dan menjual barang-barang atau jasa-jasa, yakni sebagai pemasok (supplier) di pasar barang. 
  • Menyewa atau menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga konsumsi untuk proses produksi. 
  • Menentukan pembelian barang-barang modal dan stok barang yang lain. 
  • Meminta kredit dari lembaga keuangan untuk membiayai investasi mereka atau pengembangan usaha mereka. 
  • Membayar pajak atas penjualan barang hasil produksinya.


Pemerintah 


Dalam sistem demokrasi ekonomi di Indonesia, peran pemerintah sebagai pelaku ekonomi sangat penting dalam kegiatan ekonomi yang ditujukan untuk menentukan kebijakan-kebijakan di bidang ekonomi. Kebijakan pemerintah tersebut dalam rangka memakmurkan rakyat sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. Adapun kebijakan pemerintah di bidang ekonomi antara lain sebagai berikut:
  • Kebijakan fiskal, adalah kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan pendapatan dan pengeluaran negara, atau yang berhubungan dengan anggaran pendapatan dan belanja negara. 
  • Kebijakan moneter, adalah kebijakan pemerintah untuk mengatur jumlah peredaran uang dan menjamin kestabilan nilai uang, agar tidak terjadi inflasi. 
  • Kebijakan keuangan internasional, yaitu tindakan yang diambil pemerintah di bidang keuangan 

Dalam hubungannya dengan dunia internasional, baik perdagangan internasional maupun kerja sama ekonomi internasional. Kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah antara lain berupa: 
  1. menarik pajak langsung dan pajak tidak langsung,
  2. membelanjakan penerimaan negara untuk membeli barang-barang kebutuhan pemerintah, 
  3. meminjam uang dari luar negeri,
  4. menyewa tenaga kerja, dan 
  5. menyediakan kebutuhan uang kartal bagi masyarakat.


Masyarakat Luar Negeri


Sebagai pelaku ekonomi, masyarakat luar negeri memiliki peran besar di era globalisasi. Suatu negara tidak akan dapat mencukupi kebutuhan dengan memproduksi barang sendiri, tanpa adanya bantuan atau hubungan dengan negara lain. Untuk mencukupi kebutuhan ekonomi tersebut diperlukan peranan masyarakat luar negeri, sehingga kegiatan ekonominya juga sangat dipengaruhi oleh dunia internasional. Jadi kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri adalah kegiatan ekonomi internasional, meliputi segala kegiatan mengenai hubungan ekonomi antarnegara, baik mengenai perdagangan internasional maupun lalu lintas pembayaran internasional, serta kerja sama ekonomi regional dan internasional. 

Berikut ini adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh kelompok masyarakat luar negeri. 
  • Menyediakan kebutuhan barang impor. 
  • Membeli hasil-hasil barang ekspor suatu negara. 
  • Menyediakan kredit untuk pemerintah dan swasta dalam negeri. 
  • Masuk ke dalam pasar uang dalam negeri sebagai penyalur uang (devisa) dari luar negeri, peminta kredit, dan uang kartal rupiah untuk kebutuhan cabang-cabang perusahaan mereka di Indonesia. 
  • Sebagai penghubung pasar uang dalam negeri dengan pasar uang luar negeri.

Demikianlah penjelasan mengenai peran pelaku ekonomi rumah tangga, perusahaan, pemerintah dan masyarakat luar negeri dalam kegiatan perekonomian. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Loading...
Blog, Updated at: 05.32

0 komentar:

Posting Komentar