Peran Pemerintah dalam Kegiatan Ekonomi

Posted by Ensikloblogia on Senin, 26 Juni 2017

loading...

Peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi suatu negara sangat besar. Pemerintah tidak hanya melakukan kegiatan konsumsi dengan mengeluarkan uang untuk belanja negara, tetapi juga menghasilkan barang dan jasa. Dalam kegiatan ekonomi, pemerintah dapat berperan sebagai produsen, konsumen, dan pengatur kegiatan ekonomi. Berikut ini uraian mengenai peran pemerintah atau negara dalam kegiatan ekonomi.

Pemerintah sebagai Produsen 


Pemerintah berperan untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat suatu negara. Cara yang dilakukan pemerintah adalah dengan mendirikan perusahaan dalam bentuk Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Contoh barang dan jasa yang dihasilkan pemerintah, yaitu minyak (Pertamina), semen (PT Semen Cibinong), baja (PT Krakatau Steel), listrik (PT PLN Persero), pesawat terbang (PT Dirgantara Indonesia), pendidikan (sekolah negeri dan perguruan tinggi negeri), kesehatan (puskesmas dan rumah sakit), hukum dan keamanan (Polisi, TNI, dan peradilan), pos (PT POS Indonesia), dan lain-lain.


Peran Pemerintah dalam Kegiatan Ekonomi

Pemerintah sebagai Konsumen 


Pemerintah berperan sebagai konsumen untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Pemerintah dalam menjalankan fungsinya membutuhkan barang dan jasa untuk dikonsumsi. Contoh barang dan jasa yang dibutuhkan adalah peralatan kantor (komputer, meja, lemari, dan lain-lain), perlengkapan kantor (kertas, tinta, pensil, dan lain-lain), mobil dinas, rumah dinas, dan peralatan perang (tank, senjata, dan lain-lain). Pemerintah juga bisa megeluarkan dana besar untuk membangun gedung mewah untuk DPR dan WC mewah.

Untuk melaksakanan kegiatan konsumsi dan produksi, maka pemerintah menganggarkan dana tersebut dalam APBN atau anggaran pendapatan dan belanja negara.

Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi


Peran vital pemerintah dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai regulator atau pengatur. Dalam perannya sebagai pengatur kegiatan ekonomi, pemerintah membuat berbagai peraturan dan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi. Bentuk peran pemerintah sebagai regulator dalam kegiatan ekonomi antara lain dengan membuat peraturan dalam bidang ekonomi juga dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi.

Semua peraturan yang dibuat pemerintah harus berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan GBHN yang berlaku. Contoh peraturan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi yang dibuat pemerintah Indonesia antara lain adalah: 
  1. Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, yang di antaranya mengatur pembagian dan pemanfaatan sumber daya nasional. 
  2. Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. 
  3. Undang-Undang No. 27 Tahun 2003 tentang Pemanfaatan Panas Bumi. 
  4. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.


Kebijakan ekonomi atau politik ekonomi yang dijalankan pemerintah, misalnya: 
  1. Kebijakan fiskal (kebijakan dalam hal pajak dan APBN);
  2. Kebijakan moneter (kebijakan dalam keuangan dan perkreditan); 
  3. Kebijakan produksi (kebijakan untuk mendorong produksi barang dan jasa tertentu); 
  4. Kebijakan ketenagakerjaan (kebijakan mengatur segala sesuatu tentang tenaga kerja, termasuk tata cara pemberangkatan dan pemulangan tenaga kerja Indonesia, dan lain-lain); 
  5. Kebijakan harga (kebijakan mengatur harga, seperti menetapkan harga minimum atau harga maksimum);
  6. Kebijakan perdagangan luar negeri (kebijakan mengatur perdagangan dengan luar negeri, seperti membuat perjanjian dengan negara lain).

Peran pemerintah dalam kegiatan perekonomian suatu negara begitu besar. Tidak heran, jika masyarakat menuntut pemerintah untuk menghasilkan regulasi yang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sebagai konsumen, maka pemerintah diharapkan mampu menggunakan anggaran negara dengan sebaik-baiknya agar bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat. Untuk melakukan pembangunan, maka pemerintah sebaiknya mengandalkan pekerja lokal dari pada pekerja asing yang bayarannya lebih mahal.

Sebagai produsen, pemerintah perlu meningkatkan pelayanan di berbagai bidang antara lain adalah bidang pendidikan dan kesehatan sehingga usia harapan hidup rakyat Indonesia semakin meningkat. Pemerintah juga perlu untuk melakukan pembangunan besar-besaran di berbagai bidang seperti bidang transportasi agar kemacetan dan kematian di jalan raya bisa berkurang.

Demikianlah penjelasan mengenai peran pemerintah di bidang ekonomi, baik sebagai produsen, konsumen maupun regulator. Semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 05.21

0 komentar:

Posting Komentar