13 Bukti Transaksi Perusahaan Dagang

Posted by Ensikloblogia on Senin, 24 Juli 2017

loading...

Setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan harus ada buktinya. Dalam melakukan transaksi jual beli, sebuah perusahaan dagang akan membuat atau memperoleh bukti transaksi. Bukti transaksi perusahaan dagang meliputi bukti pengeluaran dan pemasukan perusahaan, serta bukti pembelian dan penjualan barang. Berikut ini beberapa bentuk bukti-bukti transaksi pada perusahaan dagang.

1) Faktur 

Bagi penjual, faktur akan menjadi bukti penjualan  yang disebut faktur penjualan. Sedangkan bagi pembeli, faktur menjadi bukti pembelian (faktur pembelian). Jumlah yang dicatat oleh pembeli maupun penjual adalah jumlah akhir faktur.

2) Nota Kredit 

Kadang-kadang barang yang diperjualbelikan harus dikembalikan dengan alasan karena rusak, tidak sesuai dengan yang dipesan, dan lain-lain. Oleh karena itu penjual akan membuat suatu bukti transaksi yang merupakan kebalikan dari faktur penjualan, yaitu nota kredit. Bagi penjual, nota kredit akan menjadi bukti penerimaan kembali (retur penjualan). Sedangkan bagi pembeli, nota kredit akan menjadi bukti penerimaan kembali (retur pembelian).

3) Kuitansi 

Setiap pengeluaran oleh perusahaan perlu dibuatkan kuitansi yang ditandatangani oleh si penerima pembayaran. Bagian perusahaan, kuitansi ini akan menjadi bukti pembayaran (pengeluaran uang). Sedangkan bagi penerima, kuitansi ini akan menjadi bukti penerimaan uang.

4) Nota debit

Nota debit merupakan bukti transaksi pengembalian barang yang cacat atau tidak sesuai yang dibuat oleh pembeli untuk mengembalikan barang yang telah dibeli sebelumnya.

5) Nota kontan

Nota kotan adalah bukti transaksi penjualan barang yang diberikan penjual kepada pembeli sebagai bukti bahwa pihak pembeli telah melakukan pembelian barang dan melakukan pembayaran barang secara kontan. Nota kontan biasa dibuat oleh anak-anak organisasi yang butuh bukti pembelian barang sebagai laporan pertanggung jawaban.

6) Bukti memorial

Bukti memorial atau memorandum atau bukti memo merupakan bukti transaksi perusahaan dagang yang berisi kejadian-kejadian yang berlangsung dalam perusahaan yang dibuat oleh pimpinan atau pejabat berwenang perusahaan dagang. Contoh bukti memorial adalah memo untuk mencatat gaji pegawai.

7) Bukti kas masuk

Bukti kas masuk adalah bukti atas penerimaan kas yang dibuat oleh perusahaan.

8) Bukti kas keluar

Bukti kas keluar adalah bukti atas pengeluaran kas yang dibuat oleh perusahaan yang berhubunga dengan pembelian.

9) Voucher

Voucher merupakan bukti atas pengeluaran kas yang dibuat oleh perusahaan tetapi tidak berhubungan dengan pembelian.

10) Cek

bukti transaksi perusahaan dagang


Cek bisa digunakan sebagai bukti transaski perrusahaan dagang karena dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Nasabah yang memiliki rekening pada suatu bank tetapi tidak ingin melakukan pembayaran secara tunai, maka ia bisa menggunakan cek. Perusahaan dagang hanya perlu menyerahkan cek kepada bank dan memperoleh pembayaran atas transaksi tersebut. Baca juga : jenis-jenis cek 

11) Rekening Koran

Rekening Koran adalah bukti untuk mutasi kas di bank yang disusun oleh pihak bank untuk para nasabahnya

12) Bilyet giro

Bilyet giro dapat digunakan sebagai alat pembayaran, sama halnya seperti cek, sehingga dapat dijadikan bukti transaksi perusahaan dagang.

13) Bukti setoran bank

Dalam melakukan transaski dagang, terkadang perusahaan dagang akan melakukan pembelian dengan cara setoran langsung ke bank. Bukti setoran bank ini menjadi bukti transaksi perusahaa dagang.

Demikianlah penjelasan mengenai bukti-bukti transaksi perusahaan dagang. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 19.41

0 komentar:

Posting Komentar