Jenis-Jenis Pasar Monopoli

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 30 Juli 2017

Loading...

Pasar monopoli adalah pasar yang didominasi oleh satu pihak atau beberapa pihak penjual barang atau jasa saja. Dalam pasar monopoli terjadi dominasi sepihak oleh penjual dalam melakukan penawaran barang dan jasa. Penjual bebas menentukan harga barang, jenis barang, kualitas, dan lain-lain. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis pasar monopoli

1) Monopoli alamiah 


Monopoli alamiah muncul karena keadaan alam yang khas (berciri khusus), seperti kesuburan tanah, iklim yang sesuai atau karena mengandung kekayaan bahan tambang tertentu. Monopoli alamiah hanya dimiliki oleh daerah-daerah tertentu. Contoh: Bali memiliki monopoli dalam penjualan salak bali, kemudian Pontianak dengan jeruknya, Malang dengan apelnya, Kalimantan dengan rotannya, Brebes dengan bawang merahnya, Tulungagung dengan marmernya, Martapura dengan intannya, dan lain-lain. Akan tetapi, dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, monopoli alamiah mulai memudar keunggulannya, karena mulai ada beberapa tanaman dan buah tertentu yang sudah bisa ditanam di tempat yang bukan asalnya. 

jenis-jenis pasar monopoli

2) Monopoli masyarakat 


Monopoli masyarakat terjadi jika masyarakat mempunyai kepercayaan khusus terhadap suatu produk. Misalnya, obat batuk merek “A” mampu menguasai pasar karena masyarakat amat mempercayai kemanjuran obat batuk tersebut, sehingga mereka tidak mau berpindah ke merek yang lain. 

3) Monopoli undang-undang 


Monopoli undang-undang muncul karena adanya pemberlakuan kebijakan atau undang-undang tertentu. Ada beberapa bentuk monopoli undang-undang, yaitu monopoli negara, hak cipta, hak paten, dan hak merek. a) Monopoli negara Monopoli negara, yaitu monopoli yang diberlakukan oleh negara dalam rangka melayani kepentingan umum. Monopoli negara dilakukan dengan cara mendirikan perusahaan negara, seperti PLN (Perusahaan Listrik Negara), PT Pos Indonesia dalam penjualan perangko, Pertamina (Perusahaan Pertambangan Minyak Nasional), PT Kereta Api, dan lain-lain.

4) Monopoli karena kemampuan efisiensi 


Monopoli ini terjadi bila suatu perusahaan mampu memproduksi dengan biaya yang rendah sehingga mampu menjual produk dengan harga yang rendah pula. Karena perusahaan lain tidak mampu memproduksi dengan biaya serendah itu maka perusahaan tersebut dapat memonopoli (menguasai) pasar. Monopoli jenis ini umumnya dipegang oleh perusahaan yang bermodal besar dan dikelola secara modern. 

5) Monopoli karena penguasaan bahan baku 


Bila suatu perusahaan menguasai bahan baku tertentu (misalnya, gandum) dengan berperan sebagai importir tunggal dan kemudian perusahaan tersebut tidak bersedia menjual gandumnya kepada perusahaan lain, melainkan diolah sendiri menjadi tepung terigu maka dapat dipastikan perusahaan tersebut akan memonopoli industri pembuatan tepung terigu. 


6) Monopoli karena penguasaan teknologi dan tenaga ahli 


Bila suatu perusahaan menguasai teknologi dan tenaga ahli dalam pengolahan suatu produk, dapat dipastikan perusahaan tersebut akan menjadi monopolis. Contohnya, PT Freeport dari Amerika Serikat memonopoli pembangunan dan pengolahan tembaga di Indonesia karena mengusai teknologi dan tenaga ahli yang tidak dimiliki perusahaan lain.

Pasar monopoli pernah terjadi di era penjajahan colonial Belanda di Indonesia. Pada saat itu, VOC yang merupakan perusahaan dagang memonopoli pasar rempah-rempah di Indonesia. Kendati Indonesia telah merdeka, monopoli belum musnah. Monopoli moderen bisa kita lihat pada PT Freeport yang betul-betul memonopoli hasil tambang Indonesia. 

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis pasar monopoli. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 23.11

0 komentar:

Posting Komentar