Pengertian Komposisi Penduduk, Dinamika Penduduk dan Pertumbuhan Penduduk

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 28 Juli 2017

loading...

Pengertian komposisi penduduk


Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk berdasarkan ciri-ciri tertentu, misalnya berdasarkan umur, jenis kelamin, mata pencarian, kebangsaan, suku bangsa, agama, pendidikan, lapangan pekerjaan, dan tempat tinggal. 

Komposisi penduduk suatu daerah atau negara penting untuk diketahui, karena dapat dijadikan pedoman bagi pemerintah suatu negara dalam melaksanakan kebijakan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan rakyatnya. Komposisi penduduk dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan, contohnya sebagai berikut: 
  1. Dari komposisi penduduk menurut umur, diketahui bahwa penduduk suatu daerah sebagian besar termasuk usia sekolah. Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah dapat menyediakan gedung sekolah maupun gurunya. 
  2. Berdasarkan tingkat pendidikan, diketahui bahwa banyak lulusan SMA yang tidak dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, pemerintah harus menyediakan lapangan kerja yang sesuai dengan tingkat pendidikan tersebut. 
  3. Berdasarkan keterangan mengenai tempat tinggal, diketahui banyak penduduk tidak memiliki rumah. Oleh karena itu, pemerintah membangun rumah-rumah sederhana untuk masyarakat dengan jalan mengangsur.

Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelaminadalah penduduk yang dikelompokkan berdasarkan umur dan jenis kelaminnya. Kegunaan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin untuk mengetahui:
1. jumlah penduduk laki-laki dan perempuan,
2. perincian umur untuk setiap jenis kelamin,
3. jumlah penduduk usia sekolah,
4. jumlah usia kerja, serta
5. jumlah usia tua.

Pengertian Dinamika Penduduk


Dinamika pendudukialah perubahan jumlah penduduk yang disebabkan oleh faktor-faktor kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk atau migrasi.

Pengertian Pertumbuhan Penduduk


Pertumbuhan penduduk ialah perkembangan jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Pertumbuhan penduduk ini dinyatakan dengan persen (%).

Hal yang perlu diperhatikan tentang pertumbuhan penduduk adalah sebagai berikut.

Tingkat Kelahiran (Fertilitas atau Natalitas) 


Tingkat kelahiran, yaitu banyaknya bayi yang lahir dari setiap 1.000 penduduk tiap tahun. Misalnya, tingkat kelahiran 25, artinya bagi setiap 1.000 orang penduduk setiap tahunnya terdapat kelahiran bayi 25 orang. Tingkat kelahiran ini disebut Tingkat Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate) karena tidak memperhatikan jenis kelamin dan golongan umur. Jika dalam perhitungan memperhatikan jenis kelamin dan golongan umur, disebut Tingkat Kelahiran Menurut Golongan Umur (Specific Fertility Rate).


Tingkat Kematian (Mortalitas) 


Tingkat kematian, yaitu jumlah kematian dari setiap 1.000 penduduk tiap tahun. Misalnya, tingkat kematian 25 artinya dari setiap 1.000 penduduk terdapat kematian sebanyak 25 orang. Tingkat kematian ini disebut Tingkat Kematian Kasar (Crude Death Rate) karena tidak memperhatikan jenis kelamin dan golongan umur. Jika dalam perhitungannya memperhatikan jenis kelamin dan golongan umur, disebut Tingkat Kematian Menurut Golongan Umur (Specific Death Rate). Apabila banyak kematian bayi maka disebut Tingkat Kematian Bayi (In Fant Mortality Rate). Tingkat kematian bayi dihitung dari berapa bayi yang meninggal dibagi dengan jumlah bayi yang lahir hidup dikalikan 1.000. Yang dimaksud dengan bayi adalah anak-anak yang berumur 0 – 1 tahun.

Pengertian Komposisi Penduduk, Dinamika Penduduk dan Pertumbuhan Penduduk


Demikianlah penjelasan mengenai pengertian komposisi penduduk, dinamika penduduk dan pertumbuhan penduduk. semoga bermanfaat.

loading...
Blog, Updated at: 20.14

0 komentar:

Posting Komentar