Pengertian Pengangguran Terbuka, Tak Kentara Dan Potensial serta Contohnya

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 23 Juli 2017

Loading...

Dalam pelajaran ekonomi, pengangguran dibagi menjadi 3 jenis, yaitu pengangguran terbuka, pengangguran tak kentara atau pengangguran tertutup dan pengangguran potensial. Ketiga jenis pengangguran itu memiliki perbedaan. Berikut ini penjelasan mengenai pengertian dan contoh pengangguran terbuka, pengangguran tak kentara dan pengangguran potensial.

Tenaga kerja dalam masyarakat merupakan faktor yang potensial untuk pembangunan ekonomi secara keseluruhan. Adanya kebutuhan tenaga kerja oleh produsen di satu pihak, dan di lain pihak adanya persediaan tenaga kerja dalam masyarakat maka dapat mengakibatkan timbulnya pasar kerja, yang merupakan tempat di mana permintaan dan penawaran tenaga kerja bertemu. Apabila terjadi ketidakseimbangan di mana permintaan lebih tinggi dibanding dengan penawaran, maka akan terjadi apa yang dinamakan pengangguran. Berdasarkan pada uraian di atas maka pengangguran dapat didefinisikan sebagai kelompok angkatan kerja yang tidak bekerja atau yang belum mendapat pekerjaan karena adanya kelebihan permintaan pasar kerja.

Pada dasarnya pengangguran dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu pengangguran yang kelihatan (terbuka),pengangguran tak kentara dan pengangguran potensial. Berikut ini adalah penjelasanya.

Pengertian Pengangguran Terbuka, Tak Kentara Dan Potensial serta Contohnya

Pengangguran yang Kelihatan atau Penganguran Terbuka 

Pengangguran yang kelihatan adalah pengangguran yang muncul apabila jumlah waktu kerja yang sungguh-sungguh digunakan lebih sedikit dibanding waktu kerja yang disediakan untuk bekerja. Bentuk pengangguran ini terdapat di berbagai sektor termasuk sektor kerajinan maupun sektor industri. Pada dasarnya pengangguran yang kelihatan ini dibagi menjadi dua yaitu pengangguran kronis dan pengangguran musiman. 
  1. Pengangguran kronis Pengangguran kronis adalah pengangguran yang terjadi meskipun pada puncak kegiatan pekerjaan di mana jumlah waktu potensial yang tersedia melebihi jumlah kerja yang benar-benar digunakan. Dengan demikian pengangguran kronis ini dapat dikerahkan untuk bekerja di sektor-sektor lain tanpa mengurangi tenaga kerja yang sungguh diperlukan untuk melaksanakan kegiatannya.
  2. Pengangguran musiman Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi meskipun pada puncak kegiatan pekerjaan, di mana jumlah waktu potensial yang tersedia melebihi jumlah kerja yang benar-benar digunakan. Perbedaannya dengan pengangguran kronis adalah penganggur musiman tidak dapat ditarik ke sektor lain tanpa memengaruhi produksi sektor pertanian itu, terkecuali jika ada tindakan-tindakan  yang mengubah cara produksi.


Pengangguran Tak Kentara 

Pengangguran yang tak kentara adalah pengangguran yang muncul apabila para pekerja telah menggunakan waktu kerjanya secara penuh dalam suatu pekerjaan dan dapat ditarik ke sektor-sektor lain tanpa mengurangi output setelah ada perubahan- perubahan sederhana dalam metode produksi tetapi tanpa suatu tambahan yang besar. Contoh : Dalam pertanian pada saat panen atau tanam padi karena caranya lebih diorganisir, maka pengurangan beberapa tenaga kerja, pada saat giat-giatnya perkerjaan tersebut tidak akan menurunkan output. Pengurangan tenaga kerja ini ditarik untuk kegiatan jasa perdagangan. Dengan demikian pekerja yang sebenarnya menganggur menjadi tidak mengganggur lagi.

Pengangguran Potensial 

Penganggauran potensial merupakan perluasan dari pengangguran tak kentara, dalam arti bahwa para pekerja dalam suatu sektor ditarik ke sektor lain tanpa mengurangi output. Perbedaannya penarikan pekerja ini harus dibarengi dengan perubahan-perubahan pada mental pada metode-metode produksi yang memerlukan pembentukan kapital cukup besar. Misalnya : Industri-industri rumah tangga dengan industri-industri sedang atau ke industri besar.

Demikianlah penjelasan mengenai pengangguran terbuka, pengangguran tak kentara dan pengangguran potensial. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.

Loading...
Blog, Updated at: 21.33

0 komentar:

Posting Komentar