Pengertian Produksi, Contoh Produksi, dan Tujuan Produksi

Posted by Ensikloblogia on Senin, 03 Juli 2017

Loading...

Setiap hari, kita sering mendengar istilah produksi. Produksi sering kali dikaitkan dengan kegiatan sebuah perusahaan atau badan usaha untuk menghasilkan barang dan jasa yang berguna bagi masyarakat. Pengertian produksi yang umum ini memang tidak salah. Pada kesempatan ini, kita akan membahas perihal pengertian produksi, contoh kegiatan produksi  dan tujuan produksi.

Pengertian Produksi 

Seperti telah disebutkan di atas, umumnya kita mengartikan produksi sebagai kegiatan menghasilkan barang. Namun, pengertian itu belum sempurna. Menurut pengertian ekonomi, produksi adalah setiap kegiatan atau usaha manusia untuk menghasilkan atau menambah guna barang dan jasa. Contoh: menanam tebu , mengambil ikan dari sungai, menjahit kain menjadi baju. 

Dalam ilmu ekonomi, kegiatan produksi mencakup dua hal yaitu menghasilkan barang dan jasa dan menambah guna barang dan jasa.

Contoh kegiatan produksi yang menghasilkan barang dan jasa adalah :
Menanam padi, karena menghasilkan bahan baku makanan pokok.
Memelihara ayam, karena menghasilkan daging dan telur yang siap dikonsumsi
Mengajar di tempat bimbingan belajar, karena menghasilkan jasa yang berguna bagi orang lain.


Contoh kegiatan produksi yang menambah guna bentuk barang adalah :
Membuat kue bolu, karena menambah guna terigu, gula dan bahan lainnya menjadi kue.
Menjahit kain menjadi pakaian, karena menambah guna kain menjadi baju siap pakai.

Contoh kegiatan produksi yang menambah guna tempat barang dan jasa adalah :
Mengambil ikan di sungai, karena menambah guna sungai.
Menjual di pasar, karena menambah guna dan fungsi pasar.

Pengertian Produksi, Contoh Produksi, dan  Tujuan Produksi


Tujuan Produksi

Apakah sebenarnya tujuan barang dan jasa diproduksi oleh manusia? Berikut ini adalah beberapa tujuan produksi:
  • Memenuhi kebutuhan manusia. Manusia memiliki beragam kebutuhan terhadap barang dan jasa yang harus dipenuhi dengan kegiatan produksi. Apalagi jumlah manusia terus bertambah. 
  • Mencari keuntungan atau laba. Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen (orang yang memproduksi) berharap bisa menjualnya dan memperoleh laba sebanyak-banyaknya. 
  • Menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen akan memperoleh pendapatan dan laba dari penjualan produknya, yang dapat digunakan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan termasuk kehidupan para karyawan.
  • Meningkatkan mutu dan jumlah produksi. Produsen selalu berusaha memuaskan keinginan konsumen. Dengan berproduksi, produsen mendapat kesempatan melakukan uji coba (eksperimen) untuk meningkatkan mutu sekaligus jumlah produksinya agar lebih baik dari produksi sebelumnya. 
  • Mengganti barang-barang yang aus dan rusak karena dipakai atau karena bencana alam. Semua itu diganti dengan cara memproduksi barang yang baru.

Ditinjau dari kepentingan produsen, tujuan produksi adalah menghasilkan barang untuk mendapatkan laba. Tujuan tersebut tercapai jika barang atau jasa yang diproduksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa sasaran kegiatan produksi adalah pelayanan kebutuhan masyarakat atau untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Berdasarkan tulisan di atas, kita dapat memperoleh kesimpulan bahwa dalam percakapan sehari-hari produksi diartikan tindakan mengombinasikan faktor-faktor produksi (tenaga kerja, modal, dan lain-lainnya) oleh perusahaan untuk memproduksi hasil berupa barang-barang dan jasa-jasa. Dalam arti ekonomi, produksi adalah setiap usaha manusia untuk menciptakan atau menambah guna suatu barang atau benda untuk memenuhi kebutuhan manusia. Misalnya: menanam padi, menggiling padi, mengangkut beras, memperdagangkan, dari menjual makanan. Nah, kegiatan seperti itu disebut kegiatan produksi. Semoga bermanfaat.

Loading...
Blog, Updated at: 02.05

0 komentar:

Posting Komentar