Cabang-Cabang Ilmu Ekonomi

Posted by Ensikloblogia on Selasa, 29 Agustus 2017

loading...

Sebelum membahas mengenai cabang-cabang ilmu ekonomi, maka terlebih dahulu kita perlu tahu makna dari kata ekonomi tersebut. Ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yakni dari kata oikos yang berarti rumah tangga dan nomos yang berarti peraturan. Jadi, ekonomi berarti peraturan rumah tangga atau mengatur rumah tangga. Sejalan dengan perkembangan zaman, ekonomi berkembang menjadi suatu ilmu seperti halnya ilmu fisika, ilmu kimia, dan ilmu matematika. Ilmu ekonomi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya, baik secara individu maupun kelompok dalam rangka mencapai kemakmuran. Karena ruang lingkup ilmu ekonomi sangat luas maka ilmu ekonomi terbagi atas beberapa cabang. Berikut ini adalah penjelasan beberapa cabang-cabang ilmu ekonomi.

1. Ekonomi Teori ( Economic Theory ) 


Ekonomi teori adalah ilmu ekonomi yang bertugas menerangkan hubungan peristiwa-peristiwa ekonomi dan kemudian merumuskan hubungan-hubungan tersebut dalam suatu hukum ekonomi atau teori ekonomi. Ekonomi teori terbagi menjadi dua, yakni ekonomi makro dan ekonomi mikro, yang akan dibahas lebih lanjut di bab ini.

2. Ekonomi Terapan ( Applied Economic ) 


Ekonomi terapan, yaitu  cabang ilmu ekonomi yang memakai ekonomi teori untuk membuat dan merumuskan kebijakan-kebijakan dalam rangka mengatasi masalah ekonomi. Dengan demikian, ekonomi terapan bersifat mempraktikkan atau menerapkan ekonomi teori untuk digunakan dalam pemecahan masalah ekonomi. Karena bersifat penerapan maka timbullah cabang-cabang ekonomi terapan, seperti: ekonomi koperasi, ekonomi pembangunan, ekonomi moneter, ekonomi internasional, dan lain-lain.

Cabang-Cabang Ilmu Ekonomi

3. Ekonomi Deskriptif (Descriptive Economic) 


Ekonomi deskriptif, yaitu ilmu ekonomi yang menggambarkan keadaan perekonomian yang sebenarnya terjadi di masyarakat, misalnya menggambarkan keadaan perekonomian petani bawang merah di Brebes Jawa Tengah atau menggambarkan keadaan perekonomian pengrajin patung Asmat di Irian Jaya.

4. Ekonometrika (Econometrics) 


Ekonometrika, yaitu cabang ilmu ekonomi yang menjelaskan gejala-gejala ekonomi yang terjadi dengan menggunakan metode matematis dan statistik. Untuk menjelaskan sifat-sifat hubungan antara gejala-gejala  ekonomi, para ahli ekonomi menggunakan metode matematis dan statistik. Misalnya, berdasarkan data yang tersedia seperti jumlah pendapatan nasional, jumlah aliran, dan data-data yang diperlukan, dapat dibuat ramalan tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang atau ramalan tentang akibat-akibat kebijakan ekonomi yang akan atau sedang dijalankan.

Dalam prakteknya, cabang ilmu ekonomi dibagi menjadi lebih luas lagi. Ada 8 cabang ilmu ekonomi yang kita kenal, yaitu sebagai berikut :
  1. Ilmu ekonomi  moneter, yaitu cabang ilmu ekonomi yang ruang lingkupnya membahas masalah moneter dan kebijakan moneter. Ilmu ekonomi moneter menganalisis masalah keuangan, perbankan, lembaga keuangan, suku bunga hingga inflasi.
  2. Ilmu ekonomi publik, yaitu cabang ilmu ekonomi yang pokok pembahasannya adalah kebijakan publik pemerintah, mulai dari APBD hingga APBN. Masalah pajak, retribusi dan juga utang pemerintah merupakan ruang lingkup dari ilmu ekonomi public.
  3. Ilmu ekonomi sumber daya alam, yaitu cabang ilmu ekonomi yang membahas alokasi sumber daya alam. Ilmu ekonomi sumber daya alam membahas penggunaan sumber daya alam suatu daerah dengan baik dan optimal.
  4. Ilmu ekonomi sumber daya manusia, merupakan ilmu ekonomi yang menitikberatkan pada peranan manusia sebagai faktor produksi tenaga kerja. Ruang lingkup ilmu ekonomi sumber daya manusia meliputi ketenagakerjaan, pengangguran, lowongan kerja hingga migrasi. Ilmu ekonomi ini bertujuan untuk memaksimalkan sumber daya manusia untuk kesejahteraan sebanyak-banyaknya orang.
  5. Ilmu ekonomi regional merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas hubungan antarwilayah ekonomi dan perkembangannya.
  6. Ilmu ekonomi internasional adalah ilmu ekonomi yang membahas hubungan ekonomi antarbangsa dan antarnegara.  Transaksi perdagangan antarnegara dan neraca pembayaran merupakan bagian dari ilmu ekonomi internasional.
  7. Ilmu ekonomi syariah merupakan ilmu ekonomi yang menjadikan aturan dalam hukum islam sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi. Ruang lingkup ekonomi syariah antara lain adalah sistem bagi hasil yang tidak berdasarkan riba atau bunga.
  8. Ilmu ekonomi industri merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas keseluruhan aspek industri dalam kegiatan perekonomian. Ruang lingkup ekonomi industri antara lain  adalah intreraksi perusahaan dalam industri dan persaingan usaha industri.

Demikianlah penjelasan mengenai cabang-cabang ilmu ekonomi. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

loading...
Blog, Updated at: 05.38

0 komentar:

Posting Komentar