Pengertian PT Terbuka, PT Tertutup dan PT Kosong

Posted by Ensikloblogia on Senin, 15 Januari 2018

101 alasan
Loading...

Loading...
Berdasarkan Pasal 1 UUPT No. 40/2007 pengertian Perseroan Terbatas (Perseroan) adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.Perseroan Terbatas adalah perusahaan yang modalnya terbagi atas saham-saham, dan tanggung jawab sekutu pemegang saham terbatas pada jumlah saham yang dimilikinya. Sehubungan dengan itu orang yang mempunyai tagihan terhadap PT tidak dapat langsung menagih kepada para pemegang saham , melainkan kepada PT, sebab PT adalah badan hukum. Pendirian PT harus dengan akta notaris yang disetujui oleh menteri kehakiman. Berdasarkan kepemilikan saham, ada 3 macam PT, yaitu PT terbuka, PT tertutup dan PT kosong.

PT Terbuka 


PT Terbuka adalah perseroan terbatas yang menjual saham- sahamnya kepada masyarakat. Setiap orang dapat memiliki atau membeli saham terbuka ini. Saham-saham tersebut dapat diperjualbelikan melalui pasar bursa atau pasar modal.  Jenis saham yang dimiliki oleh PT terbuka adalah saham atas tunjuk, sehingga mudah dipindahtangankan dari satu orang kepada orang lainnya.

PT terbuka memperjualbelikan sahamnya di Bursa Efek. Biasanya di belakang nama perusahaan ditambahkan kata “Tbk” yang berarti terbuka. Contoh PT terbuka adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

PT Tertutup 


PT Tertutup adalah PT yang saham-sahamnya hanya dapat dimiliki oleh orang-orang tertentu saja, biasanya terbatas di kalangan keluarga sendiri. Saham-saham tersebut tidak diperjualbelikan di pasar modal atau di bursa. Jenis  saham PT Tertutup adalah saham atas nama atau saham atas tunjuk.  Dengan menggunakan saham atas nama, maka prosedur peralihan investor tidak mudah dilakukan dan harus dilakukan dengan mekanisme tertentu.

Pendiri PT tertutup tentu saja memiliki tujuan tertentu. Salah satunya adalah menjamin kepercayaan dan kelangsungan hidup perusahaan jika dikelola oleh orang terdekat baik keluarga maupun kerabat dekat. Contoh PT tertutup adalah Bakrie Group milik Aburizal Bakrie dan Lippo Group milik Mochtar Riady.  

Pengertian PT Terbuka, PT Tertutup dan PT Kosong

PT Kosong 


PT Kosong adalah PT yang mempunyai badan usaha, akta pendirian dan ijin usaha, tetapi kegiatan usahanya sudah tidak berlangsung. PT kosong tidak memiliki aktifitas lagi, hanya tinggal nama yang masih terdaftar. Biasanya PT kosong memiliki hutang besar yang sulit untuk dibayar. Contoh PT kosong adalah PT Adam Air dan PT Asian Biscuit.

Loading...
Blog, Updated at: 18.42

0 komentar:

Posting Komentar