PENGERTIAN TARIF, KUOTA, SUBSIDI, PREMI, DAN DUMPING

Posted by Ensikloblogia on Kamis, 04 Januari 2018

Loading...

Loading...

Dalam perdagangan internasional, ada berbagai macam istilah yang digunakan. Beberapa istilah dalam perdagangan internasional antara lain adalah tariff, kuota, subsidi, premi, diskriminasi harga dan dumping. Berikut ini penjelasan mengenai berbagai macam istilah penting dalam perdagangan internasional tersebut.

TARIF 

Pengertian tariff secara umum adalah pembebanan pajak atau Costum Duties terhadap barang-barang yang melewati batas suatu negara. Macam-macam tarif  antara lain adalah Bea Ekspor (export duties,  Bea Transito dan Bea  Impor. Pembebanan tarif  dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Ad Valorem duties - bea pabean yang tingginya dinyatakan dalam prersentase dari nilai barang yang dikenakan bea tersebut. 
2. Spesific duties - bea pabean yang tingginya dinyatakan untuk tiap ukuran fisik daripada barang. 
3. Specific ad valorem - kombinasi antar specific dan ad valorem d. Efek Tarif

 PENGERTIAN TARIF, KUOTA, SUBSIDI, PREMI,  DAN DUMPING

KUOTA 

Umumnya, kita mengenal pengertian kuota sebagai pembatasan fisik secara kuantitatif yang dilakukan atas pemasukan barang (kuota impor) dan pengeluaran barang (kuota ekspor) dari/ke suatu negara untuk melindungi kepentingan industri dan konsumen. 
Macam-macam kuota impor yaitu : 
1. Absolute/unilateral kuota Yaitu sistem kuota yang ditetapkan secara sepihak. 
2. Negotiated/bilateral kuota Yaitu sistem kuota yang ditetapkan atas kesepakatan atau menurut perjanjian. 
3. Tarif Kuota Yaitu pembatasan impor yang dilakukan dengan mengkombinasikan sistem tarif dan sistem kuota.
4. Mixing Kuota Yaitu pembatasan impor bahan baku tertentu untuk melindungi industri dalam negeri. Untuk memahami proses kuota perhatikan gambar berikut.
Seperti halnya masalah impor, maka ekspor pun dapat dibatasi jumlahnya. Tujuan pembatasan kuota ekspor antara lain, sebagai berikut. 
a. Untuk menjamin tersedianya barang dalam negeri sehingga kebutuhan dalam negeri tercukupi. 
b. Untuk pengawasan produksi serta pengendalian harga sehingga dicapai stabilitas harga. 
c. Untuk mencegah barang-barang berada di tangan musuh.

SUBSIDI 

Pengertian subsidi yang umumnya kita dengar  adalah kebijakan pemerintah untuk memberikan perlindungan atau bantuan kepada industri dalam negeri dalam bentuk keringanan pajak, pengembalian pajak, fasilitas kredit, subsidi harga, dan lain-lain, dengan tujuan : 
a. menambah produksi dalam negeri; 
b. mempertahankan  jumlah konsumsi dalam negeri; dan 
c. menjual dengan harga yang lebih murah daripada produk impor.

KEBIJAKAN LAINNYA (DUMPING) 

Dumping adalah suatu kebijakan deskriminasi harga secara internasional yang dilakukan dengan menjual suatu komiditi di luar negeri dengan harga yang lebih murah dibandingkan yang dibayar konsumen di dalam negeri. 
Tipe Dumping: 
1. Persistant Dumping adalah tindakan menjual barang di luar negeri lebih murah daripada di dalam negeri untuk memperoleh laba maksimal yang sifatnya kontinu. 
2. Predatory dumping adalah tindakan dengan menjual barangnya di luar negeri dengan harga yang lebih murah dan sifatnya sementara. 
3. Sporadic dumping adalah tindakan menjual barangnya di luar negeri dengan harga yang lebih murah secara sporadis karena adanya surplus produksi di dalam negeri. Untuk memahami lebih jelas tentang dumping, perhatikan gambar di bawah.

PELARANGAN IMPOR 

Pelarangan impor adalah suatu kebijakan pemerintah dengan jalan melarang sama sekali barang impor tertentu masuk ke dalam negeri, misalnya minuman keras, mobil mewah. 

PREMI 

Premi adalah suatu pemberian hadiah atau insentif kepada produsen dalam negeri karena telah berhasil mencapai mutu dan target produk tertentu yang telah ditetapkan. Misalnya: Penerimaan/Penghapusan Pajak.

Loading...
Blog, Updated at: 22.47

0 komentar:

Posting Komentar