PENGERTIAN KEBUDAYAAN dan UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 25 Februari 2018

Loading...

Loading...
Kita tentu sering kali mendengar istilah kebudayaan. Pada umumnya, kita mengartikan kebudayaan sebagai nilai-nilai kebiasaan yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Kebudayaan yang berkembang itu bisa tumbuh dan terus berkembang bahkan bisa hilang ditelan oleh derasnya arus perkembangan zaman. Kebudayaan dapat ditemukan pada pola kehidupan, karya seni, ritual keagamaan, hingga peninggalan-peninggalan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian kebudayaan dan unsur-unsur kebudayaan.

Pengertian kebudayaan


Secara naluriah, manusia selalu didorong untuk memelihara kelangsungan hidup, memiliki rasa ingin tahu, keinginan untuk hidup secara lebih baik, dan sebagainya. Oleh karena itu manusia menggunakan kemampuan akalnya untuk membudayakan diri dan  memanfaatkan ligkungan sekitarnya. apakah kalian sudah mengerti, apakah yang dimaksud dengan kebudayaan itu? 

Koentjaraningrat mengatakan bahwa kebudayaan merupakan keseluruhan sistem  gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang  dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Pengertian di atas menunjukkan bahwa hampir seluruh tindakan manusia merupakan kebudayaan karena memang sangat sedikit dari tindakan manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang tidak diperoleh melalui belajar. 

Beberapa tindakan manusia yang  diperoleh dengan tanpa melalui belajar di antaranya adalah beberapa tindakan yang bersifat naluri atau refleks, beberapa tindakan akibat proses fisioplogi, atau beberapa tindakan yang dilakukan dalam keadaan kalap (membabi buta). Ditinjau dari segi peristilahan, kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta, yakni buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti akal. 

Mengacu pada istilah ini, maka kebudayaan dapat diartikan dengan hal-hal yang bersangkutan dengan akal. Namun demikian, ada juga ahli lain yang menganalisis bahwa kata budaya merupakan perkembangan dari kata majemuk budi-daya yang berarti daya dari budi. Atas dasar pemikiran ini, maka antara budaya dengan kebudayaan mengandung pengertian yang ber- beda. Budaya merupakan daya dari budi yang berupa cipta, rasa, dan karsa. Sedangkan kebudayaan merupakan hasil dari cipta, rasa, dan karsa.

Cipta merupakan bagian dari jiwa manusia yang bersifat abstrak yang merupakan pusat dari intelegensi manusia. Cipta inilah yang akan menghasilkan aneka macam ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. 

Rasa merupakan bagian jiwa manusia yang bersifat abstrak yang merupakan pusat dari segala macam pertimbangan keras-lemah, baik-buruk, indah-tidak indah, dan lain sebagainya. Rasa inilah yang akan menghasilkan aneka macam sistem nilai, sistem norma, estetika, untuk selanjutnya berkem- bang menjadi adat istiadat. 

Sedangkan karsa merupakan bagian jiwa yang bersifat abstrak yang merupakan pusat dari segala macam kehendak dan nafsu. Kehendak sangat berfariasi dan jumlahnya sangat banyak. Semakin tinggi tingkat peradaban manusia, biasanya juga akan semakin tinggi pula kehendak yang dimilikinya. Sementara, pada masyarakat yang masih terbelakang, biasanya tidak memiliki kehendak yang bermacam-macam. 

Perlu dibedakan antara pengertian kebudayaan dengan pengertian peradaban.  Peradaban yang dalam istilah Inggrisnya adalah civilization biasanya dipakai untuk menyebut bagian- bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus, maju, dan indah, seperti kesenian, ilmu pengetahuan, adat sopan santun pergaulan, kepandaian menulis, organisasi kenegaraan, dan sebagainya. Istilah peradaban sering juga dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, ilmu pengetahuan, seni bangunan, seni rupa, dan lain  sebagainya. 

Unsur-unsur kebudayaan 


Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan terdiri dari tiga wujud, yaitu: 
  1. wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya, 
  2. wujud kebudayaan sebagai suatu kompkleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat, dan
  3. wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia. 

Wujud yang pertama disebut juga dengan kebudayaan ideal karena merupakan wujud yang bersifat abstrak karena terdapat di dalam kepala atau di dalam pikiran manusia, tidak dapat diraba maupun dilukis. Namun demikian, isi pikiran manusia tersebut dapat dituangkan dalam bentuk karangan-karangan atau buku-buku hasil karya yang dapat disimpan di perpustakaan, disk, koleksi microfilm, dan sebagainya. 

PENGERTIAN KEBUDAYAAN  dan UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN


Alam pikiran manusia merupakan suatu sistem yang saling berkaitan satu sama lain yang dikenal dengan istilah sistem budaya atau cultural system. Istilah yang tepat dalam bahasa Indonesianya adalah adat atau adat-istiadat. Wujud yang kedua dikenal juga dengan istilah sistem sosial atau social system. Sistem sosial merupakan suatu tindakan berpola dari manusia itu sendiri yang terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia dalam berinteraksi dan bergaul satu sama lain yang berlangsung dari waktu ke waktu. 

Sistem sosial ini bersifat nyata sehingga dapat diamati dan dapat didokumentasikan. Wujud ketiga dari kebudayaan disebut juga dengan kebudayaan fisik (artifacts), yakni seluruh hasil aktivitas, hasil perbuatan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, wujud ketiga ini merupakan wujud yang paling nyata yang dapat diamati dan dapat diraba. 

Dalam kehidupan bermasyarakat, ketiga wujud kebudayaan tersebut tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama lain. Kebudayaan ideal dan adat istiadat mengatur dan sekaligus memberi pedoman terhadap segala tindakan dan karya manusia. Selanjutnya, gagasan-gagasan, tindakan-tindakan, dan karya manusia akan menghasilkan benda-benda yang merupakan bentuk fisik dari kebudayaan itu sendiri. Sebaliknya, kebudayaan fisik yang telah dihasilkan akan membentuk lingkungan hidup tersendiri yang akan mempengaruhi pola-pola berpikir dan pola-pola perilaku bagi masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya.

Loading...
Blog, Updated at: 01.26

0 komentar:

Posting Komentar