Bentuk-Bentuk Perilaku Menyimpang

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 22 Juli 2018

Loading...

Loading...
Bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang dipelajari pada pelajaran sosiologi antara lain adalah penyimpangan individual, penyimpangan kelompok, dan penyimpangan gabungan dari keduanya selain itu, dikenal juga istilah  penyimpangan primer  dan penyimpangan sekunder. Berikut ini adalah penjelasan mengenai bentuk-bentuk perilaku menyimpang tersebut :

Penyimpangan Individual


Penyimpangan individual adalah penyimpangan yang dilakukan oleh seorang individu dengan mengabaikan dan menolak norma yang ada dalam masyarakat. Umunya, penyimpangan ini terjadi pada orang dengan penyakit mental yang tidak memiliki kemampuan pengendalian diri yang baik. Contoh buruk dari penyimpangan individual adalah adanya sifat tamak dan rakus dalam diri seseorang yang baru akan menerima warisan dari orang tuanya. Karena ketamakan itu, maka ia mengabaikan seluruh norma masyarakat bahkan norma agama demi menguasai harta warisan tersebut tanpa memikirkan nasib saudaranya yang lain. Bentuk perilaku menyimpang yang bisa terjadi dalam diri individu antara lain :
1) Pembandel, yaitu  sikap tidak mematuhi orang tua yang mencoba merubah sikapnya mnejadi lebih baik
2) Pembangkang, yaitu bentuk perilaku tidak taat terhadap masukan-masukan dari orang lain
3) Pelanggar, yaitu bentuk perilaku suka untuk menyeleweng dari norma yang sudah ada dan berlaku.
4) Perusuh atau penjahat, yaitu penyimpangan  denga melanggar norma-norma hukum sehingga merugikan masyarakat maunpun orang lain.
5) Munafik, yaitu bentuk penyimpangan dengan perkataan dusta, berkhianat serta tidak dapat dipercaya.

Bentuk-Bentuk Perilaku Menyimpang


Penyimpangan Kelompok


Penyimpangan kelompok atau disebut juga grup deviation adalah bentuk penyimpangan yang dilakukan suatu kelompok yang bertentangan dengan norma yang ada dalam masyarakat. Biasanya kelompok ini memliki aturan sendiri yang sangat dipatuhi oleh setiap anggota kelompoknya. Akan tetapi mereka tidak ingin mematuhi aturan yang telah berlaku dalam masyarakat. Contoh bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh geng-geng bermotor maupun mafia-mafia yang bekerja dengan menyelundupkan barang-barang dari luar negeri.

Penyimpangan Campuran


Penyimpangan individual yang dilakukan remaja putus sekolah maupun seorang pengangguran yang frustasi dengan cara bergabung dengan kelompok preman-preman pasar kemudian melakukan perbuatan brutal dan meresahkan masyarakat adalah contoh penyimpangan campuran. Individu-individu yang berbeda latar belakang biasanya jika telah bergabung dengan sebuah kelompok kejahatan akan melakukan hal-hal yang tentu saja bertentangan dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.

Penyimpangan Primer


Penyimpangan primer adalah bentuk perilaku menyimpang yang hanya dilakukan oleh seorang individu tetapi tidak disertai dengan perbuatan yang terus berulang-ulang kali. Penyimpangan primer hanya terjadi sementara dan tidak mendominasi kehidupan pelakunya, sehingga pelaku penyimpangan ini masih mendapatkan tempat di masyarakat. Contoh bentuk penyimpangan primer adalah terlambat sekolah karena ban kendaraan bocor, telambat bayar pajak karena kondisi keuangan belum mencukupi maupun menerobos lampu lalu lintas karena tidak ada polisi.

Penyimpangan Sekunder


Penyimpangan sekunder adalah bentuk penyimpangan yang dilakukan seseorang secara terus menerus sehingga menimbulkan keresahan dan mengganggu ketentraman dan kenyamanan orang lain. Penyimpangan sekunder telah menjadi gaya hidup bagi pelakunya dan sudah tidak dapat ditoleransi lagi oleh masyarakat. Contoh bentuk penyimpangan sekunder adalah orang yang terus menerus mabuk-mabukan, berjudi, melakukan pencurian, hingga tindakan criminal lainnya.. penyimpangan sekunder terkait erat dengan mental dan perilaku pelakunya. Oleh karena itu, untuk mengatasi bentuk penyimpangan sekunder semakin parah maka perlu diadakan penataran, penanaman nilai-nilai agama, peningkatan kedisiplinan, dan hal-hal lain yang bisa mendorong pelaku ke arah yang lebih baik.

Loading...
Blog, Updated at: 19.59

0 komentar:

Posting Komentar