Latar Belakang Konferensi Asia Afrika Dan Hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) serta Tujuan KAA

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 14 Juli 2018

Loading...

Loading...

Latar Belakang Konferensi Asia Afrika Dan Hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) serta Tujuan KAA
Konferensi Asia Afrika adalah salah satu catatan sejarah yang pernah ditorehkan bangsa Indonesia untuk perdamaian dunia. Konferensi Asia Afrika atau biasa disingkat KAA pertama kali diselenggarakan di Bandung pada 18-24 April 1955. Sesuai dengan namanya, Konferensi Asia Afrika hanya diikuti oleh negara-negara yang berada di kawasan Asia dan Afrika. Hal ini tentu saja bukan tanpa sebab. Latar belakang KAA terutama mengingat ketegangan antara kawasan Eropa dan Amerika untuk merebut pengaruh di dunia internasional. Berikut ini adalah penjelasan mengenai latar belakang Konferensi Asia Afrika (KAA) dan hasil KAA.

Latar belakang KAA


Konferensi Asia Afrika terjadi tidak beberapa lama setelah berakhirnya perang dunia II. Pada saat itu, pemenang pemenang Perang Dunia II terbagi menjadi dua blok yaitu blog barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok timur yang dipimpin oleh Uni Soviet. Ketegangan dunia terjadi akibat perebutan pengaruh antara blok barat dan blok timur hingga menyebabkan terjadinya perang dingin.

Perang dingin antara blok barat dan blok timur menyebakan banyak dampak negative terutama bagi negara-negara Asia dan Afrika yang kebanyakan baru merdeka setelah berakhirnya PD II. Pada tanggal 25 April-2 Mei 1954, berlangsung Konferensi Kolombo di Sri Lanka. Hadir dalam pertemuan tersebut para perdana mentri dari Sri Lanka, yaitu Sir John Kotelawala, India diwakili oleh Perdana Mentri Shri Pandit Jawaharlan Nehru, Mohammad Ali Jinnah mewakili Pakistan, U Nu mewakili Burma dan Indonesia diwakili oleh Ali Sastroamidjojo. Dalam konferensi ini Indonesia mengusulkan diadakannya Konferensi Asia Afrika. KAA diharapkan bisa membangun solidaritas negara-negara Asia dan Afrika untuk bisa terlepas dari konflik yang terjadi di negara masing-masing.

Secara sederhana, latar belakang Konferensi Asia Afrika atau KAA diselenggarakan oleh para pimpinan negara Asia dan Afrika adalah sebagai berikut :
  • Benua Asia dan Afrika memiliki kedekatan secara geogrfis sehingga saling melengkapi dalam berbagai bidang kehidupan.
  • Benua Asia dan Afrika memiliki persamaan dalam bidang kebudayaan  dan sejarah. Hubungan keturunan yang dipertalikan oleh adanya hubungan agama, dasar-dasar filsafat, budi pekerti, dan bahasa orang Timur.
  • Benua Asia dan Afrika memiliki nasib serupa karena merupakan bekas jajahan bangsa-bangsa Eropa. Penjajahan yang terjadi masih begitu membekas dan menyebabkan hilangnya kemerdekaan politik, terkurasnya sumber daya alam, kemelaratan, hingga menyebabkan terjadinya kesengsaraan dalam jangka waktu lama.
  • Adanya keinginan bangsa-bangsa Asia Afrika untuk menyelesaikan masalah-masalah pasca kemerdekaan secara bersama-sama, misalnya dalam menyelesaikan masalah di bidang ekonomi, pembangunan, sosial dan budaya.
  • Munculnya keinginan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika untuk melahirkan bentuk perjuangan baru melalui organisasi.
  • Kaum imperialis mengalami kemunduran dan kelemahan akibat kerugian yang terjadi karena Perang Iunia I dan II sehingga membuka peluang kepada negara-negara Asia Afrika untuk memperoleh kemerdekaannya.

Latar Belakang Konferensi Asia Afrika Dan Hasil Konferensi Asia Afrika (KAA) serta Tujuan KAA


Hasil konferensi Asia Afrika (KAA)


Hasil KAA dikenal dengan sebutan Dasasila Bandung. Sesuai dengan namanya, Dasasila Bandung berisi 10 poin penting yang menjadi hasil penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika. Berikut ini adalah isi Dasasila Bandung tersebut :
  • Menghormati prinsip-prinsip dasar hak dasar manusia dan tujuan HAM yang diakui  piagam PBB. 
  • Menghormati kedaulatan, integritas, dan teritorial semua negara. 
  • Mengakui persamaan derajat sebuah bangsa dan negara tanpa memandang ukuran, baik besar maupun kecil. 
  • Tidak ikut  campur maupun melakukan  intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain. 
  • Menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan dirinya sendiri ataupun secara kolektif yang sesuai dengan Piagam PBB. 
  • Tidak melakukan tekanan kepada negara lain manapun. 
  • Tidak melakukan tindakan atau ancaman agresi terhadap keutuhan wilayah suatu negara atau kemerdekaan  politik negara manapun. 
  • Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan jalan damai seperti melalui perundingan, konsiliasi, arbitrasi, atau penyelesaian hukum, ataupun cara-cara damai lainnya yang disebutkan dalam Piagam PBB. 
  • Memajukan dan meningkatkan  kerja sama untuk kepentingan bersama.  
  • Menghormati dan menjunjung tinggi hukum dan kewajiban internsional 


Tujuan KAA dan Dampak KAA


Konferensi Asia Afrika yang diikuti oleh 29 negara-negara Asia dan Afrika tentu saja memiliki tujuan tertentu. Tujuan dari pelaksanaan konferensi Asia Afrika pada dasarnya adalah sebagai beriku :
  1. Meninjau masalah-masalah hubungan sosial ekonomi dan kebudayaan dari negara-negara Asia dan Afrika sehingga terbentuk kerja sama untuk mementingkan kepentingan bersama, membangun persahabatan serta hubungan yang baik antarnegara yang bertetangga.
  2. Menjalin kerukunan antar umat beragama di wilayah Asia dan Afrika
  3. Memberikan sumbangan untuk memajukan perdamaian dan kerja sama dunia
  4. Mencanangkan gerakan politik untuk melawan kapitalisme asing
  5. Melawan kolonialisme dan neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet dan negara imprialis lainnya
  6. Mempertimbnagkan masalah khusus bangsa-bangsa di Asia Afrika karena seperti kedaulatan nasional, rasialisme, dan kolonialisme. 
  7. Mempertimbangkan masalah-masalah sosial, ekonomi, dan kebudayaan negara-negara anggota. 
  8. Menunjukkan kekuatan bangsa Asia Afrika dalam memberikan sumbangsih untuk meningkatkan perdamaian dunia

Dampak dari penyelenggaraan konferensi Asia Afrika adalah meningkatnya semangat moral negara-negara Asia Afrika untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan tanah air mereka. Tercatat ada beberapa negara-negara Asia Afrika yang merdeka setelah diadakannya KAA. Konferensi Asia Afrika menimbulkan dampak besar pada peningkatan semangat solidaritas bangsa-bangsa Asia Afrika untuk menghadapi berbagai masalah regional maupun internasional.

Loading...
Blog, Updated at: 02.17

0 komentar:

Posting Komentar