Sebab Terjadinya Konflik, Akibat Konflik, Bentuk-Bentuk Konflik dan Cara Pemecahan Konflik

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 27 Oktober 2018

Loading...

Loading...
Secara etimologis, kata  ‘konflik’ berasal dari bahasa Latin  yaitu ‘configere’ yang arrtinya saling memukul. Definisi konflik dalam ilmu sosiologi yaitu sebuah proses sosial yang terjadi antara dua orang atau dua kelompok untuk saling menjatuhkan dan menghancurkan. Menurut Robert M.Z. Lawang, konflik adalah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang langka seperti nilai, status, kekuasaan, dan sebagainya, di mana tujuan mereka yang berkonflik itu tidak hanya untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan pesaingnya. Keberadaan Konflik dalam kehidupan bermasyarakat adalah hal yang wajar dan tidak akan terhindarkan. Oleh karena itu, semua manusia pasti akan mengalami konflik dalam hidupnya. berikut ini adalah Sebab Terjadinya Konflik, Akibat Konflik, Bentuk-Bentuk Konflik dan Cara Pemecahan Konflik.

Faktor penyebab terjadinya konflik


Berikut ini adalah sebab-sebab terjadinya konflik dalam kehidupan manusia : 
1. Ada perbedaan karakter dan latar belakang kebudayaan antara satu orang dengan orang lain.
2. Ada perbedaan perasaan, pendirian dan cara pandang antarindividu atau kelompok masyarakat.
3. Ada perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
4. Ada revolusi atau perubahan sosial yang sangat cepat sehingga menimbulkan pergesekan.

Akibat Konflik 


Dampak terjadinya konflik  dalam kehidupan bisa berupa hal yang positif maupun hal yang negative, tergantung dari sudut pandang mana kita memandang konflik tersebut. Berikut ini beberapa akibat konflik dalam kehidupan masyarakat :
1. Meningkatkan rasa solidaritas antar sesama anggota kelompok yang saling bertikai. Terkadang bahkan atas nama solidaritas melakukan hal-hal buruk.
2. Hancurnya kesatuan kelompok jika konflik yang terjadi adalah konflik internal dalam kelompok itu sendiri.
3. Ada perubaha dalam kepribadian individu yang berkonflik
4. Menimbulkan kerugian moral, harta benda, manusia dan lain-lainnya jika konflik yang terjadi sampai mengakibatkan terjadinya peperangan 

Sebab Terjadinya Konflik, Akibat Konflik, Bentuk-Bentuk Konflik dan Cara Pemecahan Konflik

Bentuk-Bentuk Konflik 


Konflik yang terjadi dalam kehidupan manusia tidak hanya melibatkan individu, tetapi juga kelompok. Dengan demikian, maka di dalam kehidupan bermasyarakat kita akan menemukan banyak konflik yang terjadi dalam berbagai bidang kehidupan . berikut ini adalah beberapa konflik yang terjadi dalam kehidupan manusia :
1. Konflik pribadi, yaitu konflik antara individu dalam masyarakat. Konflik ini sifatnya sederhana dan melibatkan sedikit pihak. Contoh konflik pribadi antara lain adalah maslaah hutang piutang hingga masalah warisan. Penyelesaian konflik ini bisa dilakukan di pengadilan.
2. Konflik politik, yaitu konflik yang muncul karena perbedaan cita-cita , ide, perjuangan yang berakar dari perbedaan ideologi politik. Akhir-akhir ini, konflik politik menjadi sangat sering terjadi.
3. Konflik rasial, yaitu konflik yang terjadi hanya karena adanya perbedaan ras dan ciri-ciri fisik seperti warna kulit. Konflik rasial yang berkepanjangan bisa mengakibatkan hilangnya hak-hak asasi manusia.
4. Konflik antarkelas sosial yaitu konflik yang muncul karena adanya perbedaan kepentingan hingga perbedaan gaya hidup. Konflik antar kelas sosial yang sering kali terjadi adalah konflik antara kaum buruh dengan majikan.
5. Konflik internasional, yaitu konflik yang melibatkan berapa negara yang terjadin karena adanya perbedaan kepentingan. Konflik seperti ini sangat rawan menyebabkan terjadinya peperangan yang mengakibatkan banyak kerugian materiil. 

Cara Pemecahan Konflik 


Konflik yang terjadi antara individu dengan idividu ataupun kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat lainnya, bahkan konflik antara negara dengan negara tidak bisa dibiarkan begitu saja. Konflik yang berlarut-larut bisa semakin menimbulkan masalah yang lebih besar. Berikut ini adalah beberapa cara penyelesaian konflik yang disebutkan dalam ilmu sosiologi :
1. Eliminasi, yaitu salah satu pihak harus mengalah agar konflik bisa terselesaikan. Namun demikian, penyelesaian konflik dengan cara ini masih sulit dimungkinkan untuk terjadi, apalagi ada kepentingan yang begitu besar.
2. Subjugation atau domination,yaitu penyelesaian konflik dimana  pihak yang mempunyai kekuatan yang lebih besar akan memaksa pihak yang lemah untuk menaati aturannya. Penyelesaian konflik dengan cara ini pasti akan melibatkan terjadinya kekerasan.
3. Majority rule, yaitu penyelesaian konflik dengan melakukan voting dimana keputusan penyelesaian konflik berdasarkan pihak yang  memiliki suara terbanyak .
4. Minority consent, meskipun kelompok mayoritas menang, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan bisa  menerima keputusan. Kedua kelompok yang berkonflik menemukan win-win solution bagi masalah mereka.
5. Integrasi,  kedua kelompok yang bertentangan akan saling mendiskusikan pendapat-pendapat mereka, kemudian ditelaah dan dipertimbangkan sehingga bisa memuaskan para pihak yang berkonflik.

Demikian penjelasan mengenai faktor-faktor penyebab  terjadinya Konflik, akibat konflik, bentuk-bentuk konflik dan cara pemecahan konflik.

Loading...
Blog, Updated at: 22.08

0 komentar:

Posting Komentar