Jenis-Jenis Biaya Produksi

Posted by Ensikloblogia on Sabtu, 01 Desember 2018

Loading...

Loading...
Biaya adalah besarnya harga dan pengorbanan yang harus ditanggung dalam pelaksanaan sebuah aktivitas atau kegiatan. Dalam kegiatan produksi, kita juga mengenal istilah biaya produksi atau production cost. Biaya produksi meliputi seluruh pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh produsen dalam rangka menghasilkan suatu barang atau jasa. Dari berbagai macam sumber yang tersebar di internet, maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan oleh produsen untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi yang siap dijual, termasuk biaya pengeluaran faktor-faktor produksi dan biaya lainnya yang perlu dikeluarkan sehingga barang sampai di tangan konsumen.

Dalam melaksanakan kegiatan produksi, maka ada pengorbanan dan pengeluaran yang harus dilakukan oleh seorang produsen. Untuk melaksanakan kegiatan produksi, maka dibutuhkan bahan baku atau bahan dasar, bahan setengah jadi, mesin-mesin dan alat-alat produksi, biaya gaji tenaga kerja, biaya promosi dan pemasaran, iklan, serta biaya sewa tanah atau bangunan.

Ada banyak informasi mengenai jenis-jenis biaya produksi. Ada yang menyebutkan hanya 3 jenis biaya produksi yaitu :
  1. Biaya Bahan Baku (Direct Materialcost), yaitu biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku utama yang digunakan untuk membuat suatu barang.
  2. Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labour Cost) yaitu biaya yang dikeluarkan untuk membiayai tenaga kerja produktif yang bekerja secara langsung yang menghasilkan barang serta segala hal yang berhubungan dengan perawatan alat-alat produksi.
  3. Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead Cost) yaitu biaya-biaya yang tidak langsung dikeluarkan untuk biaya produksi. Biaya ini berupa tenaga kerja tidak langsung, biaya perbaikan alat dan mesin jika menggunakan tenaga kerja tidak langsung, biaya listrik, dan ain-lain yang tidak langsung menghasilkan barang produksi sesuai bidang produksi.

Jenis-Jenis Biaya Produksi


Selain itu, ada pula yang penggolongan biaya produksi menjadi 5 jenis biaya produksi, diantaranya :
  1. Biaya tetap atau Fixed Cost yaitu biaya yang besarnya tetap dan tidak banyak berubah dalam periode tertentu. Biaya tetap tidak bergantung pada besar kecilnya hasil produksi. Contoh biaya tetap adalah pajak perusahaan dan biaya administrasi.
  2. Biaya variabel atau variable cost yaitu biaya yang besarnya berubah-ubah tergantung besar kecilnya produksi. Contoh biaya variabel termasuk di dalamnya adalah biaya bahan baku dan biaya upah tenaga kerja. semakin banyak barang yang akan diproduksi, maka semakin besar pula biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku dan semakin besar pula biaya untuk menggaji karyawan.
  3. Biaya total atau total cost adalah seluruh biaya yang harus dikeluarkan meliputi biaya tetap dan biaya variable untuk menghasilkan barang dan periode tertentu.
  4. Biaya rata-rata atau average cost yaitu biaya yang dikeluarkan per satu unit hasil produksi.
  5. Biaya marjinal atau marginal cost yaitu biaya yang harus dikelurkan jika ada tambahan yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit barang yang telah diproduksi. Biaya marjinal dikeluarkan jika ada perluasan atau peningkatan kapasitas produksi.

Pada dasarnya, kegiatan produksi yang menghasilkan barang tidaklah gratis. Pengorbanan berupa uang harus dibayarkan untuk mendapatkan  barang produksi. Oleh karena itu, setiap wirausaha sebaiknya memperhitungkan dengan baik besarnya biaya produksi agar usaha produksinya bisa terus berlanjut.

Loading...
Blog, Updated at: 21.46

0 komentar:

Posting Komentar