Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

Posted by Ensikloblogia on Minggu, 02 Desember 2018

Loading...

Loading...
Sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang banyak digunakan oleh negara-negara di dunia saat ini. Sistem ekonomi campuran adalah perpanduan antara sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi sosialis. Sistem ekonomi campuran mengambil semua hal positif yang ada pada sistem ekonomi liberal dan sosialis kemudian diterapkan dengan harapan agar kekurangan dalam sistem ekonomi liberal dan sosialis bisa dihindarkan. Akan tetapi, sistem ekonomi campuran masih jauh dari kata sempurna dan tetap memiliki kekurangan.

Meskipun banyak negara menganut sistem ekonomi campuran, akan tetapi dalam prakteknya tidak selalu sama. Setiap negara sangat unik dan memiliki proporsi berbeda dalam pelaksanaan sistem ekonomi campuran di negaranya. Misalnya, negara A lebih banyak mengambil sisi positif sistem ekonomi liberal dari pada sistem ekonomi terpusat atau sosialis. Sedangkan negara B akan mengambil sisi positif sistem ekonomi sosialis lebih banyak dari pada sistem ekonomi liberal. Maka dalam prakteknya, meskipun keduanya menggunakan sistem ekonomi campuran, hasilnya akan berbeda, serta permasalahan ekonomi yang dihadapi pun akan berbeda.

Sistem ekonomi campuran lahir karena kelemahan sistem ekonomi liberal yang terlalu bebas dengan paham kapitalismenya, sementara itu, sistem ekonomi sosialis terlalu mengekang para pengusaha karena campur tangan pemerintah yang begitu kuat. 

Dengan adanya sistem ekonomi campuran, maka diharapkan pemerintah tetap memiliki campur tangan dalam kegiatan ekonomi dengan tetap mempertimbangkan kehendak pengusaha dalam melakukan perdagangan secara bebas.

Dalam prakteknya, ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari sistem ekonomi campuran. Kelebihan sistem ekonomi campuran diantaranya adalah :
  1. Mengakui kepemilikan hak individu.
  2. Pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat.
  3. Kecil kemungkinan terjadi monopoli oleh pemerintah maupun swasta
  4. Terjaganya kestabilan ekonomi
  5. Regulasi ketat pemerintah menyebabkan sumber daya alam tidak dapat digunakan secara sewenang-wenang.
  6. Masing-masing individu memiliki peluang yang sama untuk berusaha.
  7. Pemerintah memiliki kemampuan untuk mengontrol harga barang di pasar melalui kebijakan fiskal dan moneter.
  8. Sistem pasar yang bebas dan menghargai kepemilikan individu mendorong para pengusaha untuk menciptakan inovasi terus menerus sehingga terjadi perubahan dinamis dalam masyarakat.
  9. Perhatian terhadap kepentingan umum lebih diutamakan dari pada kepentingan individu atau perorangan.
  10. Menciptakan pemerataan pendapatan sehingga mengurangi kemiskinan
  11. Mengurangi kesenjangan ekonomi yang terlalu  besar.
  12. Pemerintah memiliki hak untuk memberlakukan pajak.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran


Beberapa kekkurangan sistem ekonomi campuran antara lain :
  1. Adanya potensi terhambatnya pertumbuhan ekonomi negara jika regulasi pemerintah tidak sesuai atau terlalu ketat.
  2. Kemungkinan terjadinya ketimpangan dan persaingan bisnis dalam mengelola sumber daya masih ada.
  3. Kebijakan fiskal pemerintah bisa menyulitkan pengusaha untuk mendapatkan pinjaman.
  4. Keinginan mewujudkan pasar besar akan sulit terealisasi karena pemerintah masih menjadi penentu kebijakan berkaitan dengan pengelolaan sumber produksi.
  5. Pemerataan pendapatan masih sulit untuk dilakukan
  6. Beban pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih besar dibandingkan swasta.
  7. Permasalahan-permasalahan ekonomi tetap muncul dan berkembang meskipun pemerintah telah ikut campur.


Sistem ekonomi di dunia memang tidak ada yang sempurna. Selalu ada titik celah yang menjadi kekurangan dan kelemahan pada setiap sistem ekonomi, termasuk sistem ekonomi campuran. Sistem ekonomi campuran saat ini banyak dianut oleh negara-negara yang sedang berkembang.

Loading...
Blog, Updated at: 22.37

0 komentar:

Posting Komentar