Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional

Posted by Ensikloblogia on Jumat, 07 Desember 2018

Loading...

Loading...
Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang penerapannya masih menggunakan nilai-nilai tradisonal yang diturunkan oleh leluhur pada suatu kebudayaan masyarakat. Hingga saat ini, sistem ekonomi tradisional masih berlaku, tetapi dengan ruang lingkup yang tidak luas. Penerapan sistem ekonomi tradisional masih terbatas pada lingkungan yang masih menanamkan nilai-nilai tradisional dan budaya lama. Meskipun merupakan sistem warisan nenek moyang, sistem ekonomi tradisional memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan. Namun di sisi lain, tidak sedikit kita menemukan kelemahan sistem ekonomi tradisional. Artikel ini membahas cukup singkat mengenai kelebihan dan kekuarangan sistem ekonomi tradisional.

Sistem ekonomi tradisional masih mengedepankan nilai-nilai budaya lama yang jauh tertinggal dibandingkan sistem ekonomi yang berkembang di era moderen. Dalam prakteknya, Sistem ekonomi tradisional mengandalkan faktor-faktor produksi apa adanya. 

Kegiatan ekonomi hanya sebatas jual beli yang mengandalkan kekayaan alam. Tidak ada industri besar yang mendorong setiap produsen untuk melakukan inovasi. Tidak ada struktur kerja yang jelas dalam sistem ekonomi tradisional. Produsen bisa berperan sebagai distributor dan konsumen pada saat yang bersamaan, terutama di daerah-daerah yang masih menggunakan sistem barter.

Bahan baku yang diperjualbelikan dalam sistem ekonomi tradisional umumnya berasal langsung dari alam sehingga tidak perlu modal besar dalam kegiatan ekonomi. Di samping itu, terbatasnya sumber daya alam juga menyebabkan kapasitas produksi tidak bisa selalu besar sehingga membatasi kegiatan produksi.
Berikut ini adalah beberapa kelebihan sistem ekonomi tradisional :
1. Budaya gotong royong dan saling membantu satu sama lain masih hidup sehingga mencipatakan rasa kekeluargaan yang mendalam.
2. Konflik antar produsen dan pedagang jarang terjadi karena rasa kekeluargaan yang erat
3. Perdagangan dengan prinsip kejujuran, bukan berdasarkan hawa nafsu mencari keuntungan.
4. Hubungan perdagangan bukanlah hubungan yang dibangun atas dasar kompetisi sehingga tidak ada istilah persaingan tidak sehat dalam sistem perdagangan ekonomi tradisional.
5. Beban masyarakat yang rendah menyebabkan masyarakat merasa lebih nyaman menjalani hidup.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional


Beberapa kekurangan sistem ekonomi tradisional yaitu :
1. Perkembangan perekonomian sangat lambat karena tidak adanya persaingan yang mendorong setiap individu melakukan inovasi
2. Barang hasil produksi digunakan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kesejahteraan bersama
3. Rendahnya produktifitas karena teknologi yang digunakan masih sangat tradisional.
4. Efektifitas dan efisiensi kerja rendah.
5. Kurangnya kualitas barang yang beredar dalam perekonomian.
6. Pemikiran pelaku ekonomi cenderung statis dan menolak perubahan.

Di dala sistem ekonomi tradisional, kita tidak akan mendengar ada istilah korban PHK. Korban PHK yang menjadi pengangguran konjungtural hanya ada dalam sistem ekonomi moderen. Demikianlah penjelasan mengenai beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada dalam sistem ekonomi tradisional. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.


Loading...
Blog, Updated at: 08.08

0 komentar:

Posting Komentar